Kim mengaku pihaknya merasa sedih seperti ada pihak yang ingin sang juru taktik asal Korsel itu meninggalkan Indonesia secepat mungkin.
"Itu terasa seperti sesuatu atau pihak yang ingin STY meninggalkan Indonesia," tuturnya.
Kim juga menggambarkan pilu yang dirasakan STY bersama stafnya seperti diminta untuk meninggalkan Indonesia secepat mungkin.
"Rasanya itu sesuatu yang membuat kita merasa seperti diminta untuk meninggalkan Indonesia secepat mungkin," pungkasnya.
Alasan STY Lebih Pilih Diam usai Dipecat PSSI
Kim juga menuturkan alasan STY yang memilih diam dan tidak melawan balik di tengah isu miring terkait pemecatan PSSI.
Mantan asistennya menyebut, STY lebih memilih mengucapkan salam perpisahan ketika banyak pihak yang menyoroti dirinya karena memiliki masalah komunikasi selama melatih Tim Garuda.
"Sepak bola Indonesia saat ini memasuki momen krusial. Kita bermain di kualifikasi Piala Dunia putaran ketiga," terang Kim.
Artikel Terkait
PSSI Buka Peluang Emas untuk Pelatih Lokal Bergabung dengan Timnas Indonesia
Ahsan/Hendra Tampil Memukau, Lolos ke 16 Besar Indonesia Masters 2025
Kenangan dan Warisan Coach STY yang Bakal Dirindukan Jelang sang Mantan Pelatih Tim Garuda Itu Pulang Kampung ke Korsel
Kronologi Manajer Timnas Indonesia Sumarji Beri Surat Pemecatan PSSI ke STY hingga Kebijakan FIFA Soal Etika Kontrak Pelatih Sepak Bola