Kabelah tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas. Ia sangat bersyukur, meski memiliki tubuh yang kurang sempurna, orang tuanya sangat perhatian dan menyayangi dengan tulus.
Baca Juga: Ingin Awet Muda?Konsumsi Makanan Berwarna Putih Ini
Suatu hari, ketika Kabelah pulang ke rumah setelah bermain dengan teman-temannya, ia langsung masuk kamar dan mengurung diri dari pagi sampai malam.
Tak biasanya juga ia menjadi pendiam. Ibunya yang heran menemui Kabelah dan bertanya apa yang dialaminya hari itu.
Kira-kira apa yang dialami Kabelah?simak pada cerita rakyat Lampung, Sang Kabelah Bagian 2 berikutnya. (***)