Simak Program The Power Of Emak-emak Kemenparekraf

photo author
Stefanus Goni, Sulut Zone
- Selasa, 23 April 2024 | 06:15 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno bersama berbagai pihak yang akan melaksanakan program The Power of emak-emak Kemenparekraf.
Menparekraf Sandiaga Uno bersama berbagai pihak yang akan melaksanakan program The Power of emak-emak Kemenparekraf.

SulutZone.com, Jakarta - Selamat datang, pembaca setia! Pada hari Senin, 22 April 2024, dalam sesi "The Weekly Brief With Sandi Uno" yang berlangsung secara daring, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, menyambut baik peluncuran Program 1M PACT #powerofemakemak dari Supermom.

Program ini adalah sebuah inisiatif yang bertujuan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan perempuan Indonesia.

Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan bahwa program ini akan memberikan pelatihan digitalisasi untuk para ibu-ibu selama 18 bulan.

Baca Juga: Kapolda Maluku Menerima Kunjungan Danlanud Pattimura di Mapolda

Tujuan dari program ini adalah untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan kewirausahaan perempuan di Indonesia.

Selama pelatihan berlangsung, para ibu ini bisa berada di mana saja, bisa di rumah, bisa di tempat arisan, bisa juga di dapur, di kamar, sambil mengantar anak-anak ke sekolah, atau sambil memakai daster.

Mereka tetap bisa menciptakan konten yang menghasilkan penghasilan. Menparekraf Sandiaga Uno berharap bahwa program ini akan membantu para ibu ini untuk meraih penghasilan tambahan bagi keluarganya.

“Jadi mudah-mudahan dengan mereka lokasinya bisa di rumah, bisa di tempat arisan, bisa juga di dapur, di kamar, pakai daster, lagi anter sekolah, tetap bisa menciptakan konten yang menghasilkan penghasilan,” ujar Menparekraf Sandiaga. 

Menurut Direktur Tata Kelola Ekonomi Digital Kemenparekraf/Baparekraf, Yuana Rochma Astuti, program The Power Of Emak-Emak dari Supermom ini sejalan dengan program Kemenparekraf/Baparekraf dalam mengatasi kekurangan digital talenta.

Baca Juga: Kisah Bhabinkamtibmas Polsek Malalayang Dalam Selesaikan Konflik.

Indonesia membutuhkan sebanyak sembilan juta talenta digital sampai dengan tahun 2025 agar dapat mengoptimalkan ekonomi digital nasional.

“Artinya pertahun itu kebutuhan adalah 600 ribu, sementara dari kementerian lembaga ini baru bisa memenuhi 200 ribu- 400 ribu. Jadi harapannya dari pemberian pelatihan seperti pembentukan Key Opinion Mothers nantinya bisa mendorong UMKM terutama emak-emak jadi lebih paham digitalisasi sehingga bisa mendapatkan penghasilan optimal,” kata Yuana. 

Dengan adanya program ini, diharapkan para ibu ini bisa menjadi bagian dari solusi untuk kekurangan talenta digital tersebut.

Melalui pelatihan ini, mereka akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi Key Opinion Mothers, yaitu ibu-ibu yang menjadi figur penting dalam dunia digital.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Goni

Tags

Rekomendasi

Terkini

X