Warisan yang ditinggalkan Simon dan para pelatih sebelumnya adalah posisi Indonesia di peringkat 173 ranking FIFA, terpuruk di peringkat ketujuh level Asia Tenggara.
Baca Juga: Borneo FC Taklukkan Malut United, Mariano Peralta Jadi Pahlawan
Indonesia hanya unggul dari Laos, Brunei, dan Timor Leste.
Shin Tae-yong menghadapi tugas berat untuk membenahi Timnas Indonesia.
Debutnya sebagai pelatih Timnas Indonesia tidak berjalan mulus.
Baca Juga: Napoli Berjaya di Puncak Klasemen Serie A, Inter, Juve, dan Torino Terjegal
Pasukannya kalah 1-3 dari Oman dalam laga persahabatan.
Laga resmi pertamanya di ronde kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 pun berakhir dengan hasil seri 2-2 kontra Thailand.
Shin Tae-yong tidak hanya fokus pada strategi dan taktik, tetapi juga pada aspek fisik dan mental para pemain.
Dia terkejut melihat rendahnya VO2 max para pemain Timnas Indonesia, dan dengan tegas melarang mereka mengonsumsi makanan berminyak.
Baca Juga: Barca Menang Telak Atas Girona, Flick Puas dengan Performa Tim
Disiplin pun menjadi kunci keberhasilannya. Pemain yang indisipliner, terutama yang merasa dirinya bintang dan suka telat, siap-siap dicoret dari tim.
Perlahan tapi pasti, ranking FIFA Indonesia mulai menanjak.
Pada September 2024, Shin Tae-yong berhasil membawa Indonesia menduduki peringkat 129 dunia.
Artinya, Skuad Garuda telah merangkak naik 44 peringkat! Indonesia kini berada di bawah Thailand (peringkat 100) dan Vietnam (peringkat 116).