Sudah tercatat 5 ribu peserta yang mendaftar, termasuk peserta dari berbagai negara seperti Australia, Inggris, Tiongkok, Prancis, Jerman, Jepang, Malaysia, Belanda, Selandia Baru, Korea Selatan, dan lainnya.
Direktur Event Nasional dan Internasional Kemenparekraf/Baparekraf, Fransiskus Handoko, menjelaskan bahwa Kemenparekraf/Baparekraf memberikan dukungan atas event ini sebagai salah satu event olahraga internasional pada tahun 2024.
"Kami berharap event ini dari sisi penyelenggaraan tetap memperhatikan aspek-aspek kenyamanan, keamanan, dan juga keselamatan dalam penyelenggaraan acara maupun manajemen pengunjung melalui penerapan manajemen risiko yang baik," ujar Fransiskus.
Baca Juga: Aktivis Lingkungan Ini Ungkap Masalah Sampah di Sulut
Dengan terselenggaranya "Woman Half Marathon 2024", event ini tidak hanya mencatatkan prestasi baru dalam sejarah olahraga Indonesia, tetapi juga memberikan peluang besar dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.
Diharapkan event ini dapat terus menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal dan internasional, serta mendorong gaya hidup sehat dan partisipasi aktif dalam olahraga di kalangan masyarakat Indonesia.