sport

Menparekraf: Ini Lari Marathon Perempuan Pertama di Indonesia.

Selasa, 23 April 2024 | 06:00 WIB
Ilustrasi lari marathon di Indonesia. (Dok. Kemenparekraf)

SulutZone.com, Jakarta - Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan melalui acara mingguan virtual "The Weekly Brief With Sandi Uno", Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, menyampaikan penghargaan dan dukungan penuhnya terhadap "Woman Half Marathon 2024".

Event ini akan berlangsung pada 28 April 2024, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

Menparekraf Sandiaga Uno menyebutkan bahwa lomba ini merupakan lomba half marathon khusus wanita pertama yang diselenggarakan di Indonesia. Senin, (22/04/2024).

Baca Juga: Margin Error 15%, Survey LSII Pilwakot Tomohon Dapat Tanggapan.

"Kami sangat mendukung event ini karena bisa menjadi bagian dari pengembangan sport tourism Indonesia," kata Menparekraf Sandiaga.

Event ini diselenggarakan di salah satu destinasi unggulan di Jakarta, yaitu TMII. Menparekraf Sandiaga Uno berharap bahwa event ini akan memberikan dampak positif terhadap pergerakan wisatawan di destinasi wisata.

"Kami harapkan event ini juga akan berdampak pada pergerakan ekonomi dan lapangan kerja dan meningkatkan gaya hidup sehat di kalangan masyarakat," ujarnya.

Project Director PT. Media Dunia Olahraga, Deniawan R, sebagai penyelenggara "Woman Half Marathon 2024", mengungkapkan bahwa ide awal penyelenggaraan event ini dilatarbelakangi oleh semakin pesatnya pertumbuhan event-event lomba lari di tanah air, namun belum ada yang khusus untuk perempuan.

"Kami melihat pertumbuhan pelari wanita justru saat ini lebih tinggi daripada laki-laki. Tahun 2023 itu pertumbuhannya sebesar 56 persen, untuk perempuan," kata Deniawan.

Baca Juga: Tanggapan Pemuda Tomohon Soal Survey LSSI.

Menurut Deniawan, alasan mereka berlari juga beragam, mulai dari penyuarakan gaya hidup sehat hingga berwisata.

Deniawan juga menambahkan, "Woman Half Marathon 2024" sudah terdaftar dalam World Athletic, sehingga catatan lari para peserta akan tercatat secara resmi dalam organisasi tersebut.

"Kami menggunakan standar internasional yang dilakukan oleh World Athletic, mudah-mudahan ini jadi bagian pengembangan sport tourism ke depan," ujar Deniawan.

Managing Director PT. Media Dunia Olahraga, Dicky Sukmana, mengungkapkan antusiasme peserta untuk mengikuti ajang ini sangat tinggi.

Halaman:

Tags

Terkini