SULUTZONE.COM -- Pada tanggal 14 April 2009, dunia sepak bola disuguhkan dengan pertandingan yang tak terlupakan antara Chelsea dan Liverpool di Liga Champions UEFA.
Pertandingan ini berlangsung di Stamford Bridge, markas Chelsea, dan berakhir dengan skor 4-4.
Pertandingan ini dimulai dengan keunggulan Liverpool. Fábio Aurélio mencetak gol pertama pada menit ke-19 dan Xabi Alonso menambahkan gol kedua pada menit ke-28 melalui penalti.
Baca Juga: Presiden Joko Widodo Kunjungi Pasar Buah Berastagi Kabupaten Karo
Namun, Chelsea tidak menyerah begitu saja.
Didier Drogba, striker Chelsea, memulai comeback mereka dengan mencetak gol pada menit ke-51.
Gol ini menjadi titik balik bagi Chelsea dan memicu serangan balik mereka yang dahsyat.
Chelsea terus menekan dan berhasil mencetak gol kedua melalui Alex pada menit ke-57.
Kemudian, Frank Lampard menambahkan gol ketiga pada menit ke-76 dan membawa Chelsea unggul 3-2.
Baca Juga: Minggu Kasih, Personel Polres Sukamara Ingatkan Para Sopir Taksi Utamakan Keselamatan
Namun, Liverpool tidak tinggal diam.
Mereka membalas dengan dua gol cepat dari Lucas Leiva dan Dirk Kuyt pada menit ke-81 dan ke-82. Liverpool kembali unggul 4-3.
Namun, drama belum berakhir.
Frank Lampard mencetak gol keduanya pada menit ke-89 dan menyamakan kedudukan menjadi 4-4.
Skor ini bertahan hingga akhir pertandingan.
Pertandingan ini dikenang sebagai salah satu pertandingan terbaik dalam sejarah Liga Champions.
Baca Juga: One Way Arus Balik Resmi Dimulai, Pengemudi Diminta Jaga Toleransi di Jalan
Kedua tim menunjukkan semangat juang yang luar biasa dan membuat penonton terpaku pada pertandingan.
Pertandingan ini juga dikenang karena enam gol yang tercipta dalam 40 menit terakhir pertandingan.
Ini adalah sebuah pertandingan yang gila dan menjadi bagian dari sejarah sepak bola.
Pada akhirnya, Chelsea berhasil lolos ke semi-final Liga Champions meskipun pertandingan berakhir imbang.