Usai membela Persibom, pada periode 2011 hingga 2017 Firus hijrah lagi ke sejumlah klub seperti Klub di Pekanbaru, PS Bontang, PS Villa, PS Kediri dan PS Tebilahan Aceh. Dan pada tahun 2018 Firus memutuskan pensiun sebagai pemain sepak bola profesional.
Baca Juga: Debut di Timnas U-20, Ivar Jenner dan Justin Hubner Dipuji Ketum PSSI
Ditahun yang sama, Firus yang memiliki kecintaan yang sangat besar terhadap sepak bola ini mendirikan Academy Firman Usman (AFU) 08 melatih para pemain muda di daerah Bolaang Mongondow Raya (BMR) Sulut.
Kepada awak media, Firus mengungkapkan, dirinya memilih melatih di BMR dengan mendirikan AFU 08 di Kelurahan Sinisndian Kota Kotamobagu, karena dirinya ingin lebih dekat dengan putera semata wayangnya.
"Saya menjadi pemain profesional selama 21 tahun dan karena kecintaan terhadap sepak bola, saya mendirikan AFU 08 ini untuk melatih pemain muda yang ada di BMR agar menjadi pemain profesional," tuturnya.
Baca Juga: 16 Tim Piala Dunia 2022 Resmi Umumkam Susunan Pemain, Simak Disini!
Menurut Firus, dirinya mulai melatih di AFU 08 pada tahun 2018, dengan 80 pemain muda yang tersebar di BMR yang berasal dari Bolsel, Boltim, Bolmong, dan Kota Kotamobagu.
"Anak-anak ini mendaftar dengan biaya yang terjangkau untuk pemenuhan kebutuhan latihannya seperti kostum, alat latihan dan sebagainya," ucapnya.
Firus mengungkapkan, selama melatih di AFU ada sejumlah nama yang telah dikirim ke sejumlah klub besar di Indonesia seperti Persija Jakarta, Borneo FC, dan Barito Putera.
Baca Juga: Piala Dunia 2022! Jadwal Babak Penyisihan Grup E dan Grup F, Simak Disini Selengkapnya!
"Yang pernah saya kirim ke klub besar itu seperti Budi, Timan, Fatra, Alul, Uteng, dan Yudi. Dan untuk saat ini ada 4 pemain yang telah bergabung ke klub besar di Indonesia seperti Imar Mohama (Barito Putera Junior), Dio Pratiko Kolopita (Barito Putera Junior), Moh Fadhil Tonote (Persija Jakarta U-16, Dzar Ghifari Makalalag (Borneo FC U-18)," ucapnya.
Menurut Firus, untuk menjadi pelatih tidak ditentukan oleh berapa lama seorang pemain berkiprah di lapangan hijau. Namun, harus memiliki lisensi serta keilmuan khusus untuk melatih calon pemain yaitu mulai dari latihan skill, fisik dan pengetahuan.
"Untuk program dan metode yang diterapkan di AFU 08 adalah metode Filanesia yang berlaku di Indonesia . Khusus di AFU 08 jadwal latihannya setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Sabtu bertempat di Lapangan Sinindian," ucapnya.
Baca Juga: Argentina Calon Kuat Juara Dunia
Firus juga mengungkapkan, selama melatih di BMR, dirinya mendapatkan dukungan masyarakat dan berbagai pihak baik sejak latihan hingga pada sejumlah pertandingan berskala lokal BMR dan Sulut.