Melonguane, Sulutzone.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Utara, Ny. Yulis Hendrik Pattipeilohy, tiba di Kabupaten Kepulauan Talaud pada Senin (29/6/2026). Kedatangan rombongan Kajati di Bandara Melonguane disambut secara khidmat dengan prosesi adat tradisional sebagai bentuk penghormatan tertinggi dari masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud.
Penyambutan meriah ini dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, Wakil Bupati Anisya Gretsya Bambungan, S.E., Sekretaris Daerah Dr. Yohanis B. K. Kamagi, A.P., M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Talaud Edwin I Beslar, S.H., M.H., serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat tinggi lingkungan Pemkab Talaud.
Bupati Welly Titah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Kajati Sulut. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara eksekutif daerah dan institusi kejaksaan merupakan kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan bersih (clean government).
“Kehadiran Bapak Kajati menjadi momentum penting bagi kami. Sinergi antara Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum sangat vital untuk memastikan setiap kebijakan publik berjalan sesuai koridor hukum, transparan, dan benar-benar bermanfaat bagi pelayanan masyarakat,” ujar Bupati Welly.
Melalui kunjungan ini, Kajati Sulut diharapkan dapat memberikan arahan dan bimbingan teknis kepada jajaran Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud dalam mengawal program-program prioritas daerah. Hal ini sejalan dengan visi Kejaksaan Agung untuk hadir sebagai Guardian of Public Interest (Pelindung Kepentingan Umum) yang tidak hanya menindak pelanggaran, tetapi juga mencegah terjadinya kerugian negara dan masyarakat melalui pendekatan preventif.
Selain pertemuan resmi dengan Forkopimda, Kajati Sulut dan rombongan dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda kegiatan selama berada di Talaud, termasuk tinjauan lapangan dan dialog dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan iklim investasi dan pembangunan di Talaud tetap kondusif dan berkeadilan.
Kedatangan Kajati Sulut yang disambut dengan kehangatan adat Talaud mencerminkan harmonisasi antara nilai-nilai budaya lokal dan profesionalisme penegakan hukum, sebuah fondasi kuat bagi kemajuan Kabupaten Kepulauan Talaud di masa depan.
Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara adalah instansi penegak hukum di tingkat provinsi yang bertugas melaksanakan tugas dan wewenang Kejaksaan di bidang tindak pidana umum, khusus, dan perdata serta tata usaha negara, serta pembinaan hukum dan ketertiban umum di wilayah Sulawesi Utara.