ekonomi

Pasca Kebakaran Sabtu Malam, Mega Mall Tutup : Ini Efek Dominonya

Senin, 18 Mei 2026 | 01:00 WIB
Mega Mall Manado Ditutup, Efek Domino Membayangi (Dok. Sulutzonecom)

MANADO — Garis polisi yang melintang di setiap pintu masuk Mega Mall Manado pada Minggu (17/5/2026) menjadi penanda berhentinya denyut nadi salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Sulawesi Utara tersebut.

Kondisi ini dipertegas dengan pengumuman resmi dari pihak manajemen melalui akun media sosial mereka.

​Melalui unggahan resmi di akun Instagram @megamall_manado, manajemen mengonfirmasi penghentian seluruh operasional gedung. Dalam pemberitahuan tersebut tertulis:

​"Mega Mall Manado untuk sementara tidak beroperasional hingga pemberitahuan lebih lanjut."

​Langkah sterilisasi yang dilakukan Tim Inafis dan Labfor Polda Sulut guna menyelidiki penyebab pasti kebakaran Sabtu malam tadi, kini mulai memicu efek domino yang dirasakan secara nyata oleh berbagai sektor ekonomi.

Meskipun kerugian materiil sangat besar, rasa kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama menyusul ditemukannya satu korban jiwa berinisial PT di lantai 4.

Baca Juga: Keadaan Terkini Pasca Kebakaran: Mega Mall Ditutup Hari Ini, Tim Inafis Polda Sulut Lakukan Olah TKP

​Berikut adalah empat efek domino utama yang terjadi pasca-penutupan total Mega Mall Manado, menurut redaksi :

​1. Ribuan Tenaga Kerja Terpaksa Diliburkan

​Berhentinya operasional secara mendadak membuat ribuan tenaga kerja—mulai dari staf manajemen, pramuniaga, hingga tenaga alih daya (outsourcing)—kehilangan jam kerja mereka. Pantauan di lokasi menunjukkan banyak karyawan hanya bisa menunggu di depan pintu masuk tanpa kepastian kapan mereka bisa kembali bekerja, mengingat manajemen masih menunggu hasil investigasi kepolisian dan penilaian keamanan struktur bangunan.

​2. Pendapatan Setiap Tenant dan Toko Berhenti

​Sesuai dengan pengumuman "Tidak Beroperasional" dari manajemen, seluruh aktivitas perniagaan di dalam mall mati total. Ratusan tenant ritel, restoran, dan hiburan kehilangan pendapatan harian mereka secara drastis. Hal ini menjadi pukulan berat bagi para pengusaha yang tetap harus menanggung biaya tetap di tengah ketidakpastian operasional.

​3. Kerugian Materiil yang Masif

​Selain kerusakan fisik bangunan akibat amukan si jago merah di lantai 4, kerugian materiil mencakup inventaris toko yang terdampak asap pekat dan suhu panas. Pihak kepolisian bahkan harus memutus aliran listrik secara total untuk mencegah korsleting susulan, yang berpotensi menambah kerugian pada barang-barang yang memerlukan pendingin atau pemeliharaan listrik kontinu.

​4. Perputaran Ekonomi di Mega Mall Berhenti Total

Halaman:

Tags

Terkini